KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1
PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS
NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN
Assalamualaikum...
Pergi ke Kuala Kampar hendak berkelah
Jangan lupa membawa talam
Kalam dibuka dengan bismilah
Kata dibuka dengan salam
Salam Guru Penggerak.......
Puji dan syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang mana telah memberikan kita nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga coretan ini dapat dibuat dengan senang hati. Shalawat beriring salam juga tidak lupa kita ucapkan kepada nabi besar kita Muhammad SAW dengan ucapan Allahumma Sholi Ala Muhammad wa ala alihi Syaidina Muhammad. semoga kita mendapat syafaatnya. Aamiin.
Koneksi Antar Materi kali ini sangat menarik, karena saya menulis Blog rangkuman dari proses perjalanan pembelajaran sampai saat ini pada program guru penggerak. Blog ini adalah kegiatan baru buat saya, saya harus banyak belajar dan belajar lagi. Dan ini adalah ulasan saya tentang "Koneksi Antar Materi Modul 3.1. Pengambilan keputusan Berbasis Nilai-nilai kebajikan Sebagai Pemimpin.
Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangunkarso, dan Tut Wuri Handayani memiliki makna mendalam yang dapat kita jadikan landasan dalam setiap pengambilan keputusan, yaitu keputusan yang selalu berpihak kepada murid.
Guru sebagai pendidik harus memiliki nilai-nilai positif yang mampu menciptakan pembelajaran yang berpihak pada murid seperti mandiri, reflektif, kolaboratif inovatif dan kreatif. Guru sebagai pendidik harus memiliki nilai-nilai positif yang mampu menciptakan pembelajaran yang berpihak pada murid. Nilai-nilai tersebut akan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan sesuai dengan situasi yang dihadapi dengan mempertimbangkan 3 prinsip dalam pengambilan keputusan, disamping itu juga memperhatikan tentang 4 paradigma dan 9 prinsip langkah pengujian dalam pengambilan keputusan.
Seorang pemimpin dalam mengemban pengambilan keputusan yang berkaitan dengan nilai-nilai kebajikan atau etika. Keputusan-keputusan yang diambil secara langsung atau tidak, menentukan arah dan tujuan suati institusi atau lembaga serta menunjukkan nilai-nilai atau integritas dari situasi tersebut yang pada akhirnya berpengaruh kepada mutu pendidikan yang didapatkan murid-murid.
Seorang pemimpin hendaknya memahami nilai-nilai kebajikan yang tertuang dalam visi dan misi sekolah, kepribadian serta berkinerja baik dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya, khususnya dalam mengambil suatu keputusan, hendaknya setiap keputusan yang diambil tersebut selaras dengan nilai-nilai kebajikan yang dijunjung tinggi oleh suatu instansi tersebut.
Kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosional sangatlah penting terutama dalam mengelola kasus dilema etika.. Didalam pengambilan keputusan dapat dengan jelas membedakan antara dilema etika ataukah bujukan moral.
Pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan, mampu memahami dan menerapkan prinsip moral dalam melakukan pengambilan keputusan. Strategi pengambilan keputusan untuk menghindari adanya isu kode etik kepemimpinan sekolah dan konflik kepentingan. Pengambilan keputusan yang tepat, tentunya akan berdampak positif pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman. Pengambilan keputusan yang tepat harus dilakukan dengan cara yang tepat pula.
Pengaruh pengambilan keputusan yang kita ambil dengan pengajaran memerdekakan murid-murid kita adalah merdeka belajar. Keputusan untuk memerdekakan murid merupakan proses untuk memenuhi kebutuhan belajar murid.
Sekolah adalah institusi moral yang dirancang untuk membentuk karakter para warganya. Seorang pemimpin di sebuah institusi atau sekolah akan menghadapi situasi dimana pemimpon tersebut perlu mengambil keputusan yang mengandung dilema secara etika, dan berkonflik di antara nilai-nilai kebajikan universal yang sama-sama benar.
Sangatlah penting sebagai seorang pemimpin harus mampu mengambil sebuah keputusan yang terbaik dan bertanggung jawab, setelah melalui pros 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengujian keputusan.
Terima kasih atas waktunya untuk membaca materi modul 3.1 Pengambilan Keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai pemimpin.
